memotivasi diri

Teman-teman terkasih,

jika kau masih hidup sampai sekarang,
berarti kau masih beroleh anugerah Tuhan
yaitu kesempatan untuk mewarnai dunia dengan cerahmu'


My Beloved Friends,
if you still alive,
that means you still get a grace from God,
a chance to color the world with your bright.

Senin, 12 Maret 2018

Kebersamaan yang sejenak

Sejenak bertatap membuat hati menggegap
Sejenak bersama menyapu rasa yang menggelora
Sejenak terdiam berdua menyepikan rindu

Rindu itu masih sama
Percikan nuansanya masih membasahi jiwa
Hasrat cinta masih juga tetap
Masih belum teredam oleh kebersamaan
Yang hanya sejenak

Harus selama apa aku menahan diri
Harus sesabar apa aku menanti
Haruskah aku mendambamu saja
Ataukah pergi dalam ingatan indah saja
Akan kebaikanmu dan perhatianmu
Yang menumbuhkan rasa mendalam di kalbu

Jangan mendekat
Aku tak kuasa
Jangan menghampiri
Aku tak berani
Bahkan menatapmu
Aku tak mampu
Karena rasa di hati
Begitu mendesak
Kutakut bila kau tahu
Dalam sekejap
Segala rasaku padamu
Yang tersembunyi rapi

Minggu, 11 Maret 2018

Hadirmu

Hujan ..
Hadir di senja ini
Namun tak juga terhapuskan
Bayang hadirmu
Aku seperti membuang waktuku
Hanya untuk mengenangmu

Aku sungguh tak mau
Namun kau tetap di sana
Dalam setiap nafasku
Dalam setiap detakanku

Kau ada di sana
Kau tinggal di sana
Kau diam di sana

Aku melangkah pergi
Kau masih di sana
Aku memejamkan mata
Kau pun di sana
Aku sungguh tak kuasa
Menghadapi nyata hadirmu
Di mana - mana
Di bagian hidupku

Sabtu, 10 Maret 2018

Kamu

Aku mengingatmu lagi
Aku merindumu lagi
Mengapa lagi dan lagi
Rasa ini hadir menyapa hati

Aku rasa ingin berbenah
Agar hati berhenti menanti
Namun kalbu tak lagi
Bisa bersembunyi
Dari rasa ini

Aku ingin pergi ke kutub
Agar rasa ini membeku
Aku ingin ke kepundan gunung
Agar rindu ini melebur
Aku ingin ke samudera raya
Agar cinta ini tenggelam

Aku tak ingin merasa
Aku tak ingin merindu
Aku tak ingin memikirkanmu
Semua yang tak ku ingin
Itulah yang menghampiri

Aku tak bisa lari lagi
Menjauhi pesonamu
Yang menawanku kini
Tak bisa lepaskan diri
Dari debar karena ingatan
Akan semua kebaikanmu
Dan perhatianmu

Kau telah berhasil
Membuatku tak berdaya
Dalam dekapan rasa membara
Yang menghanguskan dinginku

Terperangkap rasa

Apakah aku mampu ...
Menahan deru itu ..
Yang semakin kuat
Di kedalaman kalbu..

Ataukah aku kuat
Menahan getaran rasa
Yang begitu menyesak
Membuatku terperangkap

Ah hatiku
Mengapa kau tak berhati-hati
Menjaga pintumu agar tidak terbuka
Saat cinta masuk tanpa mengetuk

Ah nuraniku
Mengapa kau tak berjaga
Dan begitu mudah terlelap
Saat asmara menyerbu
Kau tak tahu

Ah akalku
Dimanakah saat itu datang
Sedang tersembunyikah
Atau sedang sangat sibukah
Sehingga tak menyadari rindu
Yang mendadak mematikanmu

Seakan menjadi lupa
Akan semua yang berjalan baik
Menjadi mudah terlambungkan rasa
Terpenjara dalam rindu tak tentu
Membuat selalu ingin bertemu
Dan terdiam tak berdaya di hadapmu

Saat deru getaran kalbu
Menyesak

Sesaat itu

Kisahmu denganku
Sesaat ingin kuuntai dalam kata
Sesaat ingin kurangkai bagai bunga
Sesaat ingin kubingkai di nurani
Kisah yang sesaat saja
Seolah mimpi bagai drama
Namun itu sungguh nyata
Seolah seperti kisah klasik
Namun itu kisah masa kini
Bagai kisah negeri dongeng
Namun itu kisah yang ada sungguh
Bila kisah ini pun berlalu segera
Aku menikmatinya saja
Sejenak yang indah itu
Tetaplah anugerah Tuhan
Sejenak yang menggetarkan
Pun adalah dalam ijin Tuhan
Sesaat yang kan terkenang
Di selamanya bagian hidupku
Ya sesaat itu ..
Sesaat saat kau ada bersamaku
Sesaat saat kau menggundahkan jiwaku
Sesaat saat aku ingin menghentikan waktu

Jangan menyapaku lagi

Engkau seperti menembus hatiku
Dalam sesaat saja seperti aku terpesona
Atas apakah aku terdiam
Dalam segala bayangan kebaikanmu
Yang sesaat datang namun juga pergi
Membuatku melambung rasa
Menjelma jadi tak tentu jiwa
Ingin menepis dalam segala daya
Namun seperti terjerat dalam pesona itu
Tak sanggup bergerak menjauh
Namun ku pun tak kuasa mendekat
Ingin menghilang dalam sesaat
Agarku terlepas dari hadirmu
Agarku tak lagi tersiksa nurani
Agarku lega sendiri di kalbu
Oh cinta .. jangan menyapa
Bila tak ingin tinggal selamanya
Itu yang kuingini terjadi
Namun cinta tak pernah begitu
Dia datang sesukanya
Dan tiba-tiba sudah di hati saja

Jumat, 09 Maret 2018

Oh cinta.. pergilah

Seperti menyapu angin
Segala dayaku kini
Bagai meraih kabut
Semua usahaku
Tampak tak tampak
Hasil yang sesuai
Yang kuingin raih
Tak ku sampai
Yang ku ingin tinggalkan
Selalu terbawa
Yang ku mau lupakan
Selalu terkenang
Yang kuingin tepiskan
Selalu hadir
Andai aku tahu
Bagaimana membayang angan
Seketika merombak hati
Yang ingin berlari menjauh
Namun tak kuasa
Pun jua tak mampu
Yang ingin menolak
Namun tak kunjung bisa
Desakannya terlalu kuat
Getarannya terlalu dalam
Menusuk hingga ke dasar kalbu
Menuai semua rasa
Yang sebenernya tertumpah
Semua kini padamu saja
Oh cinta ...
Bila bisa pergilah