menghargai hidup berarti mengisinya dengan segala hal yang bernilai ~ "Value yourself by doing such good things in your life"
memotivasi diri
jika kau masih hidup sampai sekarang,
berarti kau masih beroleh anugerah Tuhan
yaitu kesempatan untuk mewarnai dunia dengan cerahmu'
Senin, 19 Juni 2023
Satu Kata untukmu Itu, Cinta
Minggu, 18 Juni 2023
Sendu
Apa itu sendu jika sendiĆi saja tak tahu
Apa itu ragu jika pribadi pun tak mengerti
Hanya menggores saja apa yang disebut memori
Melangkahinya di setiap jengkal meski ada pilu
Mentari tetap bersinar meski mendung
Sebenarnya awan-awan saja menjadi selubung
Namun nyatanya cahaya itu masih tetap ada
Karena sang surya yang bersinar di tempatnya
Pula sendu yang bermakna sama
Hanya sebuah keadaan di mana orang lain melihat di depan mata
Namun nyatanya yang terjadi masih saja sama
Sesaat ada suka di baliknya pada waktunya tiba
Karena itu
Jika sejenak ada sendu di hati
Yakinlah bahwa sesaat pula akan pergi
Karena ada bahagia menyelinap di ujung kalbu
...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
18 Juni 2023
Foto ilustrasi dokpri
10-2.580
Sabtu, 17 Juni 2023
Kebaya Putih dan Sebuah Memori
"Miss-nya (panggilan untuk Bu Guru) pakai baju kebaya putih ya seperti biasanya.' Kepala sekolah mengakhiri pemberitahuan mengenai acara pelepasan siswa-siswi kelas 6 SD dengan pengumuman tersebut.
Kami dari tahun ke tahun memang selalu mengenakan kebaya putih untuk Ibu guru dan anak-anak perempuan selama kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas 6 SD. Sementara s8swa laki-laki dan bapak guru mengenakan pakaian putih dengan jas hitam.
Saya rasa tidak ada masalah. Bukannya saya juga punya baju kebaya putih sendiri. Saya mengenakannya dari tahun ke tahun. Syukurlah masih muat juga kebayanya.
Satu minggu menjelang hari H, saya mencari kebaya putih saya. Ya ampun, tidak ada. Deg. Kaget saya. Apa baju kebaya putih saya terpcaking dibawa pulang waktu saya pindahan kos beberapa waktu lalu?
Saya langsung menghubungi adik saya untuk mengeceknya di rumah. Syukurlah ada. Saya pun meminta adik saya mengirimkan kebaya tersebut lewat jasa pengiriman.
Namun di sisi lain, buat jaga-jaga, saya juga menyewa kebaya putih pada seorang rekan guru. Kami pun bertemu dan saya menanyakan apa benar ada kebaya putih seukuran saya untuk disewa.
Ternyata ada juga. Saya pun dibawakan kebaya putih bercorak bunga-bunga warna pink kesukaan saya. Aduh saya koq langsung jatuh contoh ya pada kebaya putih tersebut.
Alhasil, pada acara pelepasan siswa-siswi kelas 6 SD Menara Tirza, saya pun mengenakan baju kebaya yang saya sewa dari rekan saya. Ah senangnya.
Tak hanya itu, keesokan harinya, saat saya mengikuti kebaktian akhir tahun ajaran untuk guru dan karyawan ternyata rekan guru ini sudah memasuki purna tugas sebagai guru karena seudah pensiun.
Tahun ajaran berikutnya, kami tak lagi bersua di sekolah. Ms Retno, demikian saya menyapa beliau. Menjadi sebuah kenangan manis bisa menyewa baji kebaya putih di hari tahun terkahir beliau bertugas di sekolah Menara Tirza.
Semoga semakin sukses ke depannya Ms Retno menjalankan usahanya setelah masa pensiun ini. Salam hangat penuh conta dari rekan guru.
...
Written by Ari Budiyanti
18 Juni 2023
9-5.579
Tanya Hati
Aku sedang bertanya pada hati
Yang sedang bercenkrama dengan dirinya sendiri
Apakah sejuta rasa telah menepi
Sehingga jutaan kata ikut pergi
Aku bertanya lagi pada jiwa
Mengenai sebuah luka yang lama tak kunjung sembuh jua
Mengapa demikian bisa menimpa
Ketika secercah asa membumbung tinggi meninggalkan raga
Kini hati terus saja bertanya
Siapa dia yang memiliki segenap cinta
Pada sesosok wanita yang sedang dilanda lara
Menjadikan puisi-puisinya bermakna
...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
17 Juni 2023
8-2.578
Ilistrasi foto puisi by pixabay
Jumat, 16 Juni 2023
Untukmu Papa Mama Tercinta
Pada suatu masa ketika meriah terasa
Itu cerita yang kudengar dari mereka
Betapa bahagia papa dan mama
Saat kelahiranku tiba
Hingga masanya pun aku beranjak remaja
Tak sekali terlewat sukacita
Kebersamaan semenjak masa belia
Karena papa mama menjaga
Terima kasih banyak papa
Sejuta terima kasih mama
Atas segala pengorbanan yang ada
Sehinga ku mampu menyelesaikan semua
Sudah kuterima pendidikan
Sekolah yang kalian pilihkan
Karakter baik yang ditanamkan
Semua karena segala kebaikan
Papa tersayang
Mama terkasih
Kuucap terima kasih
Dalam sejuta bahagia yang terkenang
Teruntuk papa dan mama
Kunaikkan pinta pada Tuhan yang kuasa
Agar diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan berkat semata
Melimpah di perjalanan hidup bersama
Papa dan mama
Biarlah hari ini menjadi penanda
Tak hanya keberhasilan dalam pencapaian
Namun ada tangis dan dukamu dalam prosesnya
Papa dan mama
Sekali lagi kuucap terima kasih
Melimpahiku dengan kasih
Memberiku peluang maju menapak kehidupan menjelang di depan mata
....
Written by Ari Budiyanti
10 Juni 2023
Puisi ditulis untuk SD Menara Tirza acara Graduation 2022-2023
Foto ilustrasi puisi by pixabay
Senin, 12 Juni 2023
Gelap Menenggelamkanku dalam Lelap
Sesaat aku terpana oleh indahnya malam tanpa penghias di angkasa hanya hitam pekat dan lekat
Lalu aku mulai perlahan terbawa kenyataan yang menemani dalam diam merenungi
Sunyi, senyap, hening, tak ada kidung nurani, tak pula lantunan melodi biola dan petikan gitar
Sungguh hanya ada sepi yang kurasa
Mengejar bayangmu pun tiada, tak nampak di mana-mana hingga akhirnya kusadari betapa semua telah terlelap
Masing-masing ditemani mimpi yang tak kutahu, mungkin juga aku pada saatnya memejamkan mata, memenuhi ajakan peri tidurku agar ikut pula terlelap
Dan akhirnya kupahami betapa gelap telah menenggelamkanku dalam lelap pun kuharap demikian di ujung dunia sebelah sana
....
Written by Ari Budiyanti
13 Juni 2023
Note: ilustrasi dokpri
6-2.576
Minggu, 11 Juni 2023
Tak Mau Terlupakan
Hati yang seperti tercabik-cabik rasa, kala semua pergi melambaikan tangan padahal jiwa pemiliknya sedang luka
Lalui setiap pesona yang melintas di memori dalam sedu sedan asmara
Dalam tanya yang bertubi-tubi apakah masih saja ada kenangan sejumput rasa
Bahwa perjalanan masih panjang di hadapan mengapa juga masih saja ada ragu yang menghalang?
Bukankah tak perlu mengulurkan tangan tanda persahabatan jika akhirnya pergi tanpa pesan
Kau tahu? Aku ini adalah seorang yang tak pernah mau terlupakan, hanya jika terpaksa maka langkahku mengikutimu dengan arah yang berlawanan
Dan kita semakin menjauh karena langkah yang tak pernah sama arah
Pada akhirnya mungkin kita akan saling melupakan dalam rajutan memori lama yang tak pernah membentuk lukisan
Namun sesungguhnya aku tak permah mau terlupakan, apakah kau mengerti ini?
....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
5-2.575
Note: foto ilustrasi dokpri saat berada di UPH Karawaci.








