Kala mendung menggegap
Gelap menjadi mencekam
Langit seolah menumpah
Segala rasa sepi ke bumi
Dingin terguyur hujan
Deras tanpa perantara
Membasahi semua yang ada
Seolah mengajak bersama menangis
Atau menutupi tangisan
Yang terlanjur jatuh ke pangkuan
Angin ikut berhembus kencang
Menemani hujan seakan sejalan
Percikannya membuatku terhanyut
Dalam deru rasa tak menentu
Hingga kucari sang ujung
Namun tak kunjung kutemukan
Kukira sudah bertepi
Namun terus saling menyambung
Hujan semakin deras
Bergemuruh di atas gentene
Hati ikut bersajak
Dalam gelapnya kelabu awan
Hingga seluruh jiwa merebak
Menepis segala rasa bercampur rindu
menghargai hidup berarti mengisinya dengan segala hal yang bernilai ~ "Value yourself by doing such good things in your life"
memotivasi diri
jika kau masih hidup sampai sekarang,
berarti kau masih beroleh anugerah Tuhan
yaitu kesempatan untuk mewarnai dunia dengan cerahmu'
Senin, 14 Januari 2019
Sajak hati di mendung kelabu
Minggu, 13 Januari 2019
Hempasan rindu
Aku menghempas rinduku pada hujan
Memintanya membawa bersama derasnya
Agar rindu tak lagi menyapa
Sehingga tiada lagi tersisa rasa
Jumat, 11 Januari 2019
Senandung Alam
Semilir lembutnya sang bayu menerpa dedaunannya
Gemerisik kini menyenandungkan sebuah nada
Seiring bermekarannya bebungaaan ceria
Mengundang nyanyian burung pipit bersahutan
Bersama kepak sayap berwarna warni
Kian kemari beterbangan kupu-kupu menari
Kumbang-kumbangpun saling menyapa dengan gembira
Saat langit cerah mempesona dan tiada mendung menggoda
Mentari masih menemani dengan sinarnya
Memberi terangnya pada hati setiap insan
Gemericik air memberi sejuknya
Mengalir dingin sungai ke tepiannya
Itulah sebuah keindahan dalam pesona
Saat alam bersenandung ria
Ditulis oleh Ari Budiyanti
Untuk mbah Uti di Yogyakarta
Selasa, 08 Januari 2019
Januari
Januari
Ku tak ingin berpuisi
Ku hanya ingin berlari
Mengejar mimpi
Yang selalu membayangi
Adalah..sebuah misteri..
Masa itu ..saat itu..
Yang sudah tertentukan
untuk setiap insan..
Jiwaku tak tahu..
hatiku pun jua
Saat itu..
yang ternantikan...
Hanya ingin kini berlari
Mengejar mimpi di Januari
Ditulis oleh
Ari Budiyanti
Dalam
Perpaduan 3 jaman
Merindu biru
Dalam haru melawan sendu
Akan hadirnya rindu membiru
Karena detaknya mendesak kalbu
Dalam birunya jiwa merindu
Ah mengapa biru dalam haru
Mengapa pula rindu menggebu
Bila rasa menjadi satu
Maka sang biru pun melebur
Dalam ruang asa, biru membaur
Dalam ruang harap, pendarnya meraup
Dalam gejolak hasrat, berpuncak temu
Bilakah berakhir rindu itu
Jika tiada akhir akan semakin membiru
Dalam paduan rindu membiru
...
Datanglah agarku berhenti merindu
..
January 8
2019
Ari Budiyanti
Dia Lagi
Dia lagi
Yang memberi semangat diri
Dia lagi
Yang menghibur hati
Saat langkahku tercekat
Oleh hampa diri
Dia lagi
Hadir bagai pelangi
Saat asaku mulai meredup
Oleh asap sendu
Dia lagi
Pembawa harapan baru
Dia lagi
Yang di sana meski jauh
Dia lagi
Yang di hati dekat sekali
Terimakasihku kini
Ya pada ..
Dia lagi
Untuk seorang sahabat pemberi inspirasi jiwa
Ditulis oleh
Ari Budiyanti
Dengan segenap hati
Kamis, 03 Januari 2019
Menanti Senja
Senja mana yang kunanti
Sungguh tiada lagi
Hanya saat bersamamu
Itulah senja yang kunanti
Setiap senja kulalui kini
Hanyalah berlalu seiring waktu
Di sana..
Apakah kaupun menanti senja yang sama denganku?
Written by
Ari Budiyanti